Jumat, 13 April 2018

Tips Cara Jeli Membeli Barang Bekas (Second)

Tips Cara Jeli Membeli Barang Bekas (Second) seken. Membeli barang bekas memang lebih hemat namun jika tidak cari uang yang anda keluarkan justru bisa sia-sia. Simak tips yang disajikan agar anda tidak rugi.Kini makin marak toko yang menawarkan jasa menjual barang bekas. Kendati bekas pakai barang tersebut masih banyak nilai gunanya bagi para calon konsumen. Namun dalam membeli barang bekas kita harus teliti dan jelly agar bisa mendapatkan barang yang masih layak digunakan. Berikut ini petunjuk yang mungkin bermanfaat bagi Anda yang ingin berbelanja barang bekas.



Perabot rumah

Sebelum membeli perabot rumah yang terbuat dari kayu seperti lemari pakaian tempat tidur atau meja makan perhatikan jenis dan kondisi kayunya. Jangan tertipu model yang indah atau cat yang berkilat. Cat memang bisa menyembunyikan dan menutupi permukaan kayu yang sudah rusak. Oleh sebab itu perhatikan benar-benar kualitas barangnya. Periksa juga fungsi-fungsi perabot tersebut misalnya pintu lemari laci dan lain-lain. Siapa tahu ada bagian yang patah dan ternyata disambung begitu saja. Segera minta pada penjual untuk dicarikan barang lain seandainya barang pilihan Anda kondisinya tidak sempurna. Jika tidak ada barang pengganti lebih baik tidak usah dibeli.

Pakaian

Kita bisa membeli pakaian second atau bekas distan garage sale pada acara bazar. Periksa setiap jahitan pada pakaian terutama di bagian tersembunyi. Jangan sampai Anda membeli baju robek atau rusak. Demikian pula dengan resletingnya cobalah buka dan tutup beberapa kali supaya Anda yakin resletingnya memang berfungsi dengan baik. Hitung punah kancingnya apakah masih lengkap bila tidak apakah memungkinkan membeli kancing-kancing baru yang sesuai dengan warna dan model pakaian nya? Jangan lupa Setibanya di rumah cuci pakaian. Sebaiknya gunakan cairan disinfectant agar baju second bebas dari kotoran dan kuman.

Tas

Hampir sama dengan membeli pakaian jika hendak membeli tas lihat lebih dulu resleting atau kancing. Jika ada yang rusak apakah memungkinkan untuk diperbaiki? Jika sepertinya biaya perbaikan tersebut lebih tinggi daripada harga tas jangan beli tas itu. Lebih baik anda mencari tas baru saja. Apabila hendak membeli koper teliti pegangan atau gagangnya. Siapa tahu sudah jebol atau putus dan hanya di lem sekedarnya jangan lupa periksa bagian dalam tas Apakah ada bagian yang sobek atau berjamur? Kalau memiliki bagian yang terbuat dari besi atau metal pastikan bagian-bagian itu tidak berkarat.

Sepatu

Bila hendak membeli sepatu periksalah bagian bawahnya termasuk hak sepatu apakah masih kokoh? Bisa saja dari jauh sepatu terlihat masih bagus tapi ternyata aslinya sudah ringkih. Bila sepatu terbuat dari bahan kulit perhatikan batik-batik kulitnya. Jangan-jangan ada bagian yang sudah mengelupas. Kalau sepatu terbuat dari bahan lainnya misalnya kanvas periksa Apakah ada bagian yang kotor dan apakah sekiranya kotoran itu bisa hilang dengan mudah. Sebelum membeli cobalah mengenakan sepatu itu terlebih dahulu. Waktu yang paling baik untuk mencoba sepatu adalah di siang hari saat tubuh kita sedang mengembang Jadi anda bisa mengetahui apakah ukuran sepatu itu memang benar-benar pas dengan kaki.

Buku

Jika ingin membeli buku bekas teliti dulu halaman demi halaman nya. Apakah Tulisannya masih terbaca Apakah halamannya tidak mudah robek atau lepas? Apakah semua halaman yang lengkap? Cocokan juga sampul dengan isi buku. Bisa jadi sampul buku berbeda dari isinya. Di pasar buku yang sudah lumayan besar biasanya penjualannya tidak menata buku-buku dengan rapi. Untuk memudahkan pencarian selain menyebutkan judul dan nama pengarang Sebutkan tiga ciri-ciri sampulnya jika tahu. Misalnya warna dan corak sampul dengan begitu penjual tidak harus membongkar seluruh tumpukan buku nya.

Ponsel

Walaupun bekas usahakan untuk membeli ponsel yang masih bergaransi baik itu garansi toko maupun pabrik. Jika sekiranya terjadi apa-apa anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Periksalah kondisi luar maupun dalam ponsel masih baik atau kah sudah cacat? Mintalah si penjual untuk membuka casing ponsel tersebut. Perhatikan kondisi LCD atau layar apakah masih dalam keadaan baik atau sudah buram? Selanjutnya hidupkan ponsel coba semua tombol pada ponsel Apakah ada yang macet atau malah tidak berfungsi? Anda bisa menekan sembarang tombol angka sebanyak mungkin dan pastikan ponsel tidak hang. Periksa juga fungsi-fungsi pada ponsel semua harus berfungsi dengan baik seperti ringtone kamera suara dan sebagainya. Tanyakan kepada si penjual mengenai Kondisi baterai apakah masih baik atau bermasalah alias bocor. Untuk menguji ketahanan baterai Anda bisa melakukan panggilan bebas pulsa dalam jangka waktu cukup lama. Setelah itu lihat baterainya. Pastikan bahwa ponsel tersebut bukanlah ponsel curian dengan melihat kelengkapannya seperti dus buku panduan dan aksesoris pelengkap.

Perhiasan

Perhiasan bekas sering terlihat lebih antik dan klasik daripada perhiasan baru. Ini yang membuat beberapa perempuan lebih tertarik membelinya. Saat melihat-lihat Carilah perhiasan yang masih dalam kondisi layak. Sebaiknya warna tidak pudar atau menghitam tidak berkarat dan hiasannya masih lengkap misalnya batu Cirebonnya. Bila terbuat dari rantai periksa Apakah ada bagian yang putus atau patah. Jangan sampai perhiasan terlepas saat anda mengenakannya. Untuk anting pastikan bagian menempel belakangnya masih utuh.

Barang elektronik

Coba dulu barang elektronik untuk mengetahui apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Ini perlu dilakukan sebelum membayar. Hal ini untuk menghindari rayuan oknum penjual barang yang Kebanyakan punya prinsip mengutamakan uang daripada kualitas barang. Pikirkan dengan matang selisih harga antara barang bekas yang akan dibeli dengan barang baru bergaransi resmi. Jika perbedaan yang harga sangat mencolok sampai 50% lebih murah daripada harga baru Anda bisa memutuskan untuk membelinya namun jika perbedaannya hanya 10% sebaiknya Anda pilih saja yang baru.


EmoticonEmoticon