Bahaya Pinjaman Online Saat Ini dan Cara Mengatasinya

5/5 (1)

Kemajuan zaman ternyata juga merambah ke dunia perbankan yang sekarang bisa dilakukan lewat online atau biasa disebut sebagai pinjol atau pinjaman online. Dengan adanya pinjaman online ini pastinya Anda bisa melakukan pinjaman dimana saja tanpa harus pergi ke bank. Namun, dibalik kemudahannya pasti tetap ada kekurangan dari pinjol ini, langsung saja simak pembahasannya di sini.

Bahaya Pinjaman Online

Bahaya Pinjaman Online
Bahaya Pinjaman Online

1. Bunga pinjaman online tinggi

Kemudahan persyaratan dan kecepatan persetujuan adalah salah satu penyebab tingginya bunga pinjaman online ini. Karena OJK belum mengatur batasan bunga untuk pinjaman online sehingga Anda harus benar-benar memperhitungkan bunganya dengan baik agar tidak menyesal kemudian hari.

Baiknya, sebelum Anda memutuskan melakukan pinjol pikirkan juga mengenai tingginya bunga yang akan Anda tanggung. Jangan sampai Anda tergiur kemudahan persyaratan dan kecepatan persetujuan sehingga Anda mengabaikan bunganya.

2. Plafond pinjamannya kecil

Lagi-lagi karena kemudahan syarat dan persetujuan pinjaman online, maka pihak peminjam juga tidak mau mengambil risiko terlalu besar jika harus meminjamkan dengan plafond yang besar.

Namun jika Anda ingin menaikkan plafond, Anda harus meminjam beberapa kali dulu kemudian bisa mendapat kenaikan plafond. Namun tetap saja, jika Anda ingin melakukan pinjaman uang dengan nominal yang cukup besar Anda harus tetap pergi ke bank.

3. Persetujuan pinjaman lama

Walaupun banyak yang berekspetasi bahwa dengan pinjam uang secara obline maka cairnya juga cepat ternyata salah besar. Karena banyak aplikasi pinjaman online yang tetap membutuhkan waktu beberapa hari untuk menyetujui pinjaman nasabah.

Solusinya, sebelum Anda memutuskan untuk meminjam uang secara online, bacalah review para nasabah yang sudah menggunakan aplikasi pinjol tersebut agar Anda tidak menyesal.

4. Tanggungan biaya administrasi jika menunggak pembayaran

Walaupun sistem pinjaman ini bersifat online, jangan harap jika Anda hanya akan mendapatkan peringatan melalui emali atau sms ketika menunggak pembayaran. Karena faktanya jika Anda menunggak pembayaran dan tidak segera membayar maka penagih juga akan datang, selain itu Anda juga harus membayar administrasi tunggakan pembayaran.

Solusinya, ketika Anda belum mampu melakukan pembayaran pinjol, lakukan perpanjangan atau pengaturan ulang jadwal pinjaman namun pastinya ada biaya administratif untuk melakukannya.

5. Termasuk dalam investasi bodong

Sebagai nasabah, Anda juga harus mengetahui apakah aplikasi pinjol yang akan Anda pinjami uang tersebut berasal dari investor bodong atau tidak. Karena hal ini juga berkaitan dengan data-data yang sudah Anda berikan saat mendaftar, jangan sampai data Anda disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan pinjol periksa dulu daftar perusahaan investor yang sudah terdaftar di OJK. Selain itu, OJK juga memberikan daftar investasi bodong menurut mereka.

6. Banyak pinjaman online yang belum terdaftar di OJK

Karena semakin banyaknya aplikasi pinjol yang beredar, maka Anda juga harus selalu berhati-hati saat akan melakukan pinjol. Dari semua aplikasi yang ada, banyak aplikasi ilegal yang belum terdaftar sebagai pihak peminjam online.

Untuk mengatasi hal ini, Anda harus melakukan pengecekan perusahaan mana saja yang sudah terdaftar di OJK untuk melakukan pinjol. Caranya, langsung saja masuk ke situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Anda akan menemukan beberapa perusahaan fintech yang resmi memberikan pinjol.

Setelah membaca berbagai risiko pinjaman online pastinya Anda sudah memiliki gambaran langkah apa yang akan Anda ambil sebelum memutuskan untuk melakukan pinjol. Selalu berhati-hati dan tetap waspada.

Nilai Kualitas Konten